Download

Senin, 04 April 2011

Perintah-perintah DOS part 1

INTERNAL COMAND

Internal Comand adalah perintah dalam DOS yang dapat langsung diketikan di posisi Prompt, Kamus perintah ini sudah tersimpan dalam memori yang sudah di load dari file COMMAND.COM pada saat komputer menjalankan proses booting. Perintah-perintah yang dapat di instruksikan antara lain sebagai berikut:
1.Drive:
Perintah ini berfungsi untuk mengubah drive aktif jika diinginkan. Alamat drive awal adalah A atau C, tetapi jika ingin membuka drive media penyimpanan yang lain maka dalam posisi prompt ketikkan alamat drive yang akan dituju diikuti dengan tanda : (titik dua). Misal akan berpindah ke drive B, ketikkan B: Untuk ke drive lain perintahnya sama yaitu C: atau D: atau E: dan seterusnya. Jangan lupa akhiri dengan "Enter".

2. DIR
Perintah yang digunakan untuk melihat isi suatu drive. Alamat drive menunjukkan posisi media penyimpangan. Jadi untuk melihat isi yang disimpannya tersebut gunakan perintah DIR dengan mengetikkannya di dalam Prompt. Syntax DIR sebagai berikut :
DIR (drive]:daftar_file parameter
# Drive tersebut dapat diketikkan sesuai dengan isi drive mana yang akan ditampilkan. Tetapi jika ingin melihat isi drive C dan kita berada di posisi C Prompt (C:\>),maka alamat drive tidak perlu diketikkan.
# Daftar_file diketikkan nama file yang akan ditampilkan. Jika ingin menampilkan semua file, maka perintah ini juga dapat diabaikan. Untuk menampilkan file-file tertentu dapat digunakan wild card character.
*digunakan untuk mewakili karakter apa saja dengan jumlah tak terbatas
?digunakan untuk mewakili satu karakter
Parameter ini diketikkan sesuai dengan apa yang diinginkan dan tampilan file tersebut. Parameter-parameter tersebut antara lain adalah:
► /P menampilkan file perlayar, jadi setiap satu layar akan berhenti
► /W menampilkan file secara melebar/horisontal
► /A menampilkan file dengan atribut tertentu, yaitu :
→ D seluruh directory yang ada
→ H file yang tersembunyi
→ R file yang bersifat read only(hanya dapat dibaca)
→ S file yang bersifat system
→ A file bersifat arsip(hanya pada DOS 95/98)
► /0 menampilkan file dengan mengurutkan sifatnya, yaitu :
→ N mengurutkan nama file menurut abjad
→ E mengurutkan file berdasarkan ekstensinya menurut abjad
→ G mengurutkan directory dahulu baru file
→ A mengurutkan file berdasarkan yang terakhir kali diakses
→ D mengurutkan file berdasarkan tanggal pembuatannya
→ S mengurutkan file berdasarakan kapasitas/ukuran file
Berilah tanda "-" didepan huruf-huruf tersebut untuk membalik kondisi pengurutan
► /S menampilkan seluruh file yang ada dalam sub directory di directory ini
► /L menampilkan seluruh isi drive dengan huruf kecil.
3. CLS
Perintah ini berfungsi untuk membersihkan layar setelah dilakukan proses-proses didalam prompt. Dengan mengetikkan perintah ini maka prompt akan diulang lagi mulai dari atas (baris 0). Perintah ini dapat langsung diketikkan pada prompt dengan syntax CLS.
4. DATE
Perintah ini dapat digunakan untuk melihat tanggal yang sedang aktif dikomputer. Selain itu kita juga dapat merubah tanggal tersebut jika memang belum sesuai dengan tanggal sebenarnya. Syntaxnya langsung diketikan DATE pada Prompt.
5. VOL
Vol digunakan untuk menampilkan volume label yang ada pada suatu media penyimpanan. Volume label berada dibagian atas pada daftar file seperti yang dapat dilihat pada gambar sebelumnya. Perintah vol dapat langsung diketikkan pada Prompt.

Sumber: SMILE GROUP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar